Tiga Kebakaran Terjadi dalam Satu Hari di Wilayah Kutai Kartanegara

Tenggarong – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara menangani tiga kejadian kebakaran dalam satu hari pada Minggu (05/04/2026) di wilayah Tenggarong dan sekitarnya.

Kebakaran pertama terjadi pada pukul 07.14 WITA pagi di Jalan Gunung Belah, Gang Penetak, Kelurahan Loa Ipuh. Laporan disampaikan oleh masyarakat yang melihat langsung kejadian tersebut.

Menindaklanjuti laporan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara langsung mengerahkan personel dari Pleton I, II, dan III menuju lokasi kejadian. Sejumlah unit pemadam seperti Jagau, Jaluk, Bentong I dan II, Mekes II, Jundam, Optimus, Dragon Ball, serta Benggeris Pick Up turut diterjunkan guna mempercepat proses penanganan, Proses pemadaman berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya TNI, Polri, Satpol PP, serta relawan Redkar yang turut membantu di lapangan.

Di lokasi kejadian, petugas mendapati satu unit rumah telah terbakar. Berdasarkan hasil penanganan, kebakaran mengakibatkan satu unit rumah mengalami kerusakan berat dan satu unit rumah lainnya terdampak dengan kerusakan ringan. Dari keterangan warga, kejadian tersebut diduga sengaja dilakukan oleh seorang pelaku dalam kondisi mabuk. Pelaku juga sempat berupaya melakukan tindakan kekerasan terhadap penghuni rumah. Pelaku berhasil diamankan oleh anggota TNI, dan tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kejadian kedua berlangsung pada pukul 11.15 WITA di Jalan Gunung Menyapa, Perumahan Penerangan, RT 17, Kelurahan Timbau.Kejadian tersebut dilaporkan oleh warga bernama Ayu Kirana

Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara segera mengerahkan personel dari Pleton I bersama anggota Patimura menuju lokasi kejadian. Untuk mendukung proses penanganan, sejumlah unit operasional turut diterjunkan, di antaranya unit Optimus, Dragon Ball, Mekes II, serta unit portabel.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati kebakaran terjadi pada area lahan yang dipenuhi rumput ilalang kering. Kondisi tersebut menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas, sehingga sulit dikendalikan oleh warga setempat.

Berdasarkan keterangan warga, kebakaran dipicu oleh pembakaran potongan rumput kering yang tidak diawasi. Petugas bersama relawan Redkar dan masyarakat melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke permukiman. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini.

Selanjutnya, kebakaran ketiga sebuah kios usaha mebel terjadi di Jalan A.P. Mangkunegara Km 2, RT 02, Desa Teluk Dalam, Kecamatan Tenggarong Seberang, sekitar pukul 13.54 WITA. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh warga yang melintas dan melihat bangunan dalam kondisi terbakar.

Laporan kemudian disampaikan oleh warga bernama Nando kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel dari Pleton I segera dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Dalam proses pemadaman, sejumlah unit operasional turut diturunkan, di antaranya unit Jagau, Bentong II, Mekes II, unit portabel, serta unit sembur guna mempercepat pengendalian api. Selain itu, unsur kepolisian, relawan Redkar wilayah Belida dan Teluk Dalam, serta masyarakat setempat turut membantu proses penanganan di lapangan.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi kios mebel telah dilalap api, sementara bangunan tersebut diketahui dalam keadaan kosong saat kejadian berlangsung. Berdasarkan keterangan warga sekitar, api diduga muncul secara tiba-tiba tanpa diketahui penyebab pasti, sehingga warga yang melihat langsung segera meminta bantuan.

Petugas bersama unsur terkait melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Secara umum, penanganan berjalan dengan aman dan terkendali

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran terbuka tanpa pengawasan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di musim kemarau.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *