Pria Pingsan di Puncak Pohon Kelapa, Damkar Kukar Lakukan Evakuasi Menegangkan

Korban Tak Sadarkan Diri di Ketinggian, Warga Sempat Panik

Tenggarong Seberang, 30 April 2026 — Suasana siang di Desa Manunggal Jaya Blok D mendadak tegang setelah seorang pria dilaporkan pingsan saat berada di atas pohon kelapa, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 14.50 WITA.

Peristiwa ini sontak mengundang kepanikan warga sekitar. Korban yang berada di ketinggian dikhawatirkan terjatuh sewaktu-waktu, sehingga laporan darurat segera disampaikan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kutai Kartanegara.

Evakuasi Berpacu dengan Risiko Tinggi

Mendapat laporan tersebut, tim Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati korban dalam kondisi tidak sadarkan diri di atas pohon kelapa.

Dengan kondisi yang berisiko tinggi, petugas melakukan proses evakuasi menggunakan peralatan khusus seperti body harness, tali webbing, dan tali carmantel guna memastikan keselamatan korban maupun petugas.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak cepat. Proses evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati karena korban berada di ketinggian dan dalam kondisi pingsan,” ujar petugas di lokasi.

Detik-detik Menegangkan Disaksikan Warga

Sejumlah warga tampak memadati lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang berlangsung menegangkan. Petugas harus bekerja dengan penuh kehati-hatian dan ketelitian agar korban dapat diturunkan dengan selamat.

Setelah melalui proses yang cukup menantang, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari atas pohon dalam kondisi selamat.

Korban Langsung Dilarikan ke Klinik

Usai berhasil diturunkan, korban segera dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Hingga saat ini, penyebab korban pingsan saat berada di atas pohon kelapa tersebut masih belum diketahui secara pasti.

Tim Gabungan Terlibat dalam Evakuasi

Dalam operasi ini, Damkar Kukar mengerahkan enam personel, yakni Nurdiansyah, Moh. Apri Uniansyah, Agus Sopian, M. Andika Ramadani, Edlan Tedja Kusuma, dan Purwo Dwi.

Selain itu, proses evakuasi juga mendapat dukungan dari relawan Redkar Rakat Etam dan Redkar Pandawa, serta warga sekitar.

Operasi Berjalan Lancar Tanpa Kendala

Berkat respons cepat dan kerja sama tim yang solid, proses evakuasi berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Setelah operasi selesai, seluruh personel kembali ke pos untuk melanjutkan kesiapsiagaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas di ketinggian tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

Penulis : Muhammad Ali Hanafiah

By admin

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *