JAGA KESEHATAN, LINDUNGI DIRI!

Jaga Kesehatan, Lindungi Diri! — Bara & Fira
BARA & FIRAKomik edukasi · Damkarmatan Kukar

JAGA KESEHATAN, LINDUNGI DIRI!

Kenali risikonya, kurangi paparan asap, jaga keluarga

Komik Bara demam saat kabut asap: istirahat, pantau kualitas udara, dan kenali tanda bahaya
KOMIK BARA & FIRA01 / Bara demam saat kabut asap
BERSAMA BARA & FIRA

Halo, Sahabat! 👋 Kembali lagi bersama Bara dan Fira. Saat karhutla terjadi dan kabut asap menyelimuti sebagian wilayah, menjaga kesehatan bukan hal yang boleh ditunda. Asap bisa mengganggu mata dan saluran pernapasan, sementara udara yang panas juga dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Yuk, kita jaga diri dan keluarga dengan langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap hari.

Suatu hari, Bara merasa badannya panas, pusing, dan lemas ketika kabut asap masih tebal. Ia bercerita kepada Fira dan ingin tetap beraktivitas seperti biasa. Fira mengingatkannya agar beristirahat dan tidak memaksakan diri.

Fira: “Bara, istirahat dulu, ya. Saat tubuh tidak sehat, kita perlu lebih berhati-hati dengan kabut asap. Kita pantau informasi kualitas udara dari sumber resmi dan kurangi paparan sebisa mungkin.”

Kisah Bara mengingatkan kita bahwa ketika sedang sakit, tubuh membutuhkan istirahat. Namun, demam tidak boleh langsung dianggap sebagai akibat asap. Paparan asap dapat menyebabkan batuk, iritasi mata atau tenggorokan, dan gangguan pernapasan, tetapi demam bisa memiliki penyebab lain, termasuk infeksi. Jika demam tidak membaik, kondisi semakin lemah, atau muncul gejala berat, mintalah bantuan tenaga kesehatan.

Komik jaga kesehatan, lindungi diri: kurangi paparan asap, cukup minum, jaga udara rumah, dan kenali tanda bahaya
JAGA KESEHATAN, LINDUNGI DIRI02 / Langkah perlindungan keluarga
LANGKAH SEHARI-HARI

Apa yang bisa kita lakukan saat udara berasap?

  1. Kurangi aktivitas di luar rumah. Ketika udara memburuk, tunda olahraga dan kegiatan fisik berat di luar ruangan. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki asma atau penyakit jantung dan paru-paru perlu lebih dilindungi.

  2. Gunakan masker yang sesuai jika harus keluar. Kementerian Kesehatan menyarankan masker, terutama N95 jika tersedia, saat berada di luar ketika kabut asap berlangsung. Batasi perjalanan yang tidak penting dan ikuti imbauan pemerintah daerah.

  3. Jaga udara di dalam rumah. Jika asap berada di luar, tutup pintu dan jendela selama kondisi tersebut berlangsung. Jika tersedia, gunakan pembersih udara dengan filter HEPA sesuai petunjuk alat. Hindari merokok, membakar sampah, atau menambah sumber asap di dalam rumah.

  4. Bersihkan diri setelah pulang. Cuci tangan dan wajah, lalu ganti pakaian yang terkena asap. Jika memungkinkan, mandi untuk membersihkan partikel yang menempel pada kulit dan rambut.

  5. Cukupi cairan dan istirahat. Minum air secara teratur, pilih pakaian yang nyaman, dan hindari aktivitas berat saat cuaca panas. Jangan memaksakan diri ketika tubuh terasa lemas atau tidak sehat.

Bara: “Aku akan beristirahat dulu dan memberi tahu orang dewasa kalau kondisiku memburuk. Kita perlu menjaga kesehatan bersama, bukan memaksakan diri.”

Kenali tanda bahaya

Jangan abaikan batuk yang menetap, iritasi mata berat, sesak napas, nyeri dada, kebingungan, atau kondisi tubuh yang semakin lemah. Segera cari pertolongan medis jika mengalami sesak napas, nyeri dada, atau gejala berat lainnya. Jika demam tidak membaik atau disertai keadaan yang mengkhawatirkan, periksakan diri ke fasilitas kesehatan. Jangan menunggu sampai keluhan menjadi parah.

Laporan BPBD Provinsi Kalimantan Timur yang dipublikasikan pada 26 Oktober 2026 untuk situasi Minggu, 25 Oktober, mencatat kualitas udara PM2.5 dalam kategori tidak sehat. Karena kualitas udara dapat berbeda menurut lokasi dan waktu, periksa informasi terbaru melalui sumber resmi sebelum beraktivitas di luar rumah. Data yang tercantum dalam suatu laporan adalah potret pada waktu pelaporan, bukan jaminan kondisi saat ini.

Sahabat, kita mungkin tidak bisa mengendalikan asap seorang diri, tetapi kita bisa mengurangi paparan, memperhatikan kondisi anggota keluarga, dan mengingatkan orang sekitar dengan cara yang baik. Jangan membakar sampah atau lahan, dan laporkan titik api kepada pihak berwenang. Mencegah sumber asap juga berarti membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Jaga diri, jaga keluarga, tetap sehat!

Berhati-hati, Keluarga Selamat, Kukar Hebat!

Informasi Damkarmatan Kukar

Instagram: @damkarmatan_kukar

Facebook: Damkar Matan Kukar

YouTube: DAMKAR KUKAR

Sumber referensi

Bara & FiraSahabat Edukasi Damkarmatan KukarCreated by Adfenrir

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *