Damkar Kukar Tangani Kebakaran Rumah di Kelurahan Loa Ipuh

Kebakaran di Jl. Gunung Belah RT 64, Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong. (08/02/2026) (Dok. Disdamkarmatan)

Tenggarong – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara kembali melakukan penanganan kebakaran rumah tinggal yang terjadi di wilayah Kecamatan Tenggarong. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jl. Gunung Belah RT 64, Kelurahan Loa Ipuh, pada Minggu hari, (08/02/2026)

Laporan kebakaran diterima oleh petugas sekitar pukul 03.17 WITA dari pelapor atas nama Ahmad Suyuthi. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Damkar segera bergerak ke lokasi dan mulai melakukan penanganan sekitar pukul 03.21 WITA. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman.

Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah milik bernama Hamid dilaporkan terbakar, sementara satu rumah lainnya terdampak. Selain bangunan, kebakaran juga menyebabkan satu unit sepeda dan dua unit sepeda motor hangus terbakar.. Dalam peristiwa ini, terdapat satu orang korban yang mengalami luka pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi awal di lapangan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari konsleting listrik, namun penyebab pasti masih memerlukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait.

Dalam proses penanganan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kutai Kartanegara mengerahkan personel Piket Pleton 3, dengan dukungan Back Up Pleton 1 dan Pleton 2. Penanganan di lokasi juga melibatkan berbagai unsur, antara lain Relawan Damkar, TNI, Polri, Satpol PP, serta PLN, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam penanggulangan kebakaran.

Sejumlah armada turut dikerahkan ke lokasi kejadian, terdiri dari sembilan unit mobil pemadam (brandweer), satu unit rescue, serta satu unit kendaraan pick up dengan pompa portable, guna memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan optimal.

Disdamkar matan kukar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya yang bersumber dari instalasi listrik, serta segera melaporkan kejadian darurat agar dapat ditangani dengan cepat.

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *