Sahabat Edukasi Damkarmatan Kukar
Jangan panik! Kompor terbakar.
Minyak di penggorengan bisa terbakar jika terlalu panas. Tetap tenang, jangan siram dengan air, dan pilih tindakan yang paling aman.
Komik Utama · Enam Panel
Api dapur tidak boleh ditangani sembarangan
Baca poster komiknya, lalu pelajari penjelasan lengkap bersama Bara dan Fira.Hai, Sahabat! Bayangkan sedang memasak, lalu tiba-tiba minyak di dalam wajan menyala. Melihat api di dapur memang menakutkan, tetapi kepanikan bisa membuat kita mengambil tindakan yang salah.
Pahami penyebabnya
Kenapa minyak bisa terbakar?
Minyak goreng dapat terbakar ketika suhunya terlalu tinggi. Minyak yang terlalu panas bisa menghasilkan asap, kemudian menyala. Jika tidak ditangani dengan tepat, api dapat membesar dan merambat ke bagian dapur lainnya.
Jangan meninggalkan kompor yang sedang digunakan terlalu lama tanpa pengawasan. Perhatikan juga kondisi minyak dan peralatan memasak.
Fira “Api kecil bukan berarti boleh dianggap remeh.”
Tenang lebih dahulu
Jangan panik, lakukan dengan tepat
Kalau api masih kecil dan kondisi benar-benar aman untuk ditangani, hal pertama yang perlu dilakukan adalah tetap tenang. Jika aman dijangkau, matikan sumber panas atau aliran gas.
Salah satu cara yang dapat dilakukan pada api di wajan adalah menutupnya dengan tutup panci atau penutup yang sesuai. Tujuannya mengurangi suplai oksigen agar api padam. Jangan memaksakan diri mendekati api jika sudah terlalu besar atau panasnya membahayakan.
Peringatan penting
Jangan pernah menyiram minyak terbakar dengan air!
Air dapat berubah menjadi uap dengan cepat ketika mengenai minyak panas. Reaksi ini dapat membuat minyak menyembur dan api menyebar. Api yang awalnya hanya berada di dalam wajan bisa berubah menjadi kobaran yang jauh lebih besar.
Jauhkan ember, gelas, atau selang air dari minyak yang sedang terbakar.
Fira “Bukan ambil ember air!”
Sesuaikan dengan kondisi
Pilih cara yang aman
Untuk kebakaran kecil di dapur, penanganan harus disesuaikan dengan kondisi. Gunakan pilihan berikut hanya jika situasi masih aman dan Sahabat memahami cara melakukannya.
Tutup rapat
Gunakan tutup panci atau penutup yang sesuai untuk menghentikan suplai oksigen.
Matikan gas
Matikan kompor dan aliran gas jika dapat dilakukan tanpa membahayakan diri.
Gunakan APAR
Gunakan APAR yang sesuai jika tersedia dan Sahabat memahami cara penggunaannya.
Jangan mengambil risiko jika api sudah membesar.
Keselamatan nomor satu
Kalau api membesar, jangan jadi pahlawan
Ketika asap semakin tebal, api merambat ke bagian lain, atau Sahabat tidak yakin dapat mengendalikannya, segera tinggalkan area tersebut dan cari tempat yang aman. Jangan memaksakan diri memadamkan kebakaran seorang diri.
Fira “Menolong itu bagus.”
Jika keadaan tidak terkendali
Segera hubungi Damkarmatan Kukar
Sampaikan lokasi kejadian dengan jelas dan jelaskan kondisi kebakarannya. Pelayanan gratis.
Cegah sebelum terjadi
Tetap tenang, bertindak tepat
Dapur memiliki berbagai potensi bahaya. Kompor, minyak goreng, gas, listrik, dan peralatan memasak harus digunakan dengan hati-hati. Kita bukan hanya perlu belajar memadamkan api, tetapi juga mencegah api muncul sejak awal.
- Jangan meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.
- Pastikan regulator dan selang gas dalam kondisi baik.
- Jauhkan benda yang mudah terbakar dari sumber panas.
- Tarik napas, pikirkan tindakan paling aman, dan jangan mengambil risiko yang tidak perlu.
Fira “Tapi kadang yang membuat keadaan semakin buruk adalah kepanikan kita sendiri.”
“Tetap tenang, bertindak tepat, keluarga selamat!”
